Tag Pengembangan Backend

Roadmap Menjadi Java Backend Developer: Skill, Framework, dan Kursus Terbaik

Menjadi Java backend developer adalah salah satu jalur karier teknologi yang paling stabil dan dicari. Java sudah dipakai puluhan tahun untuk membangun sistem perbankan, e-commerce, hingga layanan berskala besar, sehingga permintaan tenaga ahli di bidang ini tidak pernah surut. Bagi Anda yang ... mencari backend java, pertanyaan utamanya biasanya sama: skill apa yang harus dikuasai lebih dulu, framework java mana yang wajib dipelajari, dan di mana kursus java backend yang benar-benar berkualitas. Artikel ini menjawab ketiganya dalam satu roadmap yang runtut. Roadmap ini disusun berurutan,

Belajar Java Backend Kelebihan dan Kekurangannya

Java masih menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia, terutama untuk pengembangan backend. Belajar Java bisa membuka banyak peluang karir karena banyak perusahaan besar mengandalkan teknologi berbasis Java. Bahasa ini dikenal karena kehandalannya, keamanan yang solid, dan ... Machine (JVM). Teknologi seperti Spring Boot (resmi Spring) dan Jakarta EE (Oracle Docs) mempermudah pengembangan aplikasi enterprise dengan Java. Beberapa contoh nyata Java Backend termasuk layanan perbankan, e-commerce besar seperti Amazon, dan sistem pemerintahan. Java juga mendukung

Tutorial Svelte dan SQLite3 untuk Aplikasi Fullstack

Dalam dunia pengembangan web, penggunaan framework modern dan database yang efisien sangat penting untuk membangun aplikasi yang responsif dan cepat. Salah satu kombinasi yang menarik adalah menggunakan Svelte, sebuah framework JavaScript yang inovatif, bersama dengan SQLite3, sebuah database ... Anda buat. Menghubungkan Svelte dengan SQLite3 Setelah proyek Svelte Anda siap, langkah selanjutnya adalah menghubungkannya dengan SQLite3. Untuk melakukan ini, kita perlu menyiapkan backend yang akan menangani permintaan dari frontend Svelte dan berinteraksi dengan database SQLite3. Instal

Node.js vs Go: Pertarungan Performa dan Keunggulan Backend

Ketika berbicara tentang pengembangan backend, memilih teknologi yang tepat sangat penting. Pada artikel ini, kita akan membahas perbandingan antara Node.js dan Go dalam hal performa dan keunggulan untuk pengembangan backend. Sejarah Singkat Node.js dan Go Node.js diperkenalkan pada tahun 2009 oleh ... Ryan Dahl sebagai platform untuk menjalankan JavaScript di server. Dibangun di atas mesin JavaScript V8 dari Google, Node.js menawarkan pengembangan aplikasi web backend yang cepat dan efisien. Sebaliknya, Go (atau Golang) adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google pada tahun 2007,